Dunia Tanpa Manusia

Judul : The World Without UsDunia Tanpa Manusia

Pengarang : Alan Weisman

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Halaman : 430

Kategori : Sains Imajinatif

Melihat judul buku ini saja saya langsung tertarik untuk membacanya. Bagaimanapun pernah juga terlintas di benak saya pertanyaan seperti “apa yang terjadi dengan dunia ini jika manusia tiba-tiba hilang atau punah?”. Manusia hidup dipermukaan bumi ini sekian abad telah menghasilkan begitu banyak warisan peradaban. Penemuan-penemuan material, peralatan, kendaraan dan lainnya yang berasal dari buah pikir manusia. Bangunan-bangunan baik gubuk-gubuk liar yang tumbuh semrawut di pinggir kota, rumah-rumah sederhana dan asri di pedesaan. Bangunan-bangunan raksasa  yang menjulang tinggi dan masih banyak lagi jenis-jenis hasil karya manusia. Apa yang akan terjadi dengan semua itu jika umat manusia tiba-tiba punah atau hilang. Tentunya tanpa perlu memperdebatkan alasannya karena ini hanya sekedar imajinasi. Imajinasi yang selanjutnya akan diikuti dengan penjelasan-penjelasan ilmiah.

The World Without Us menawarkan pendekatan yang sangat baru terhadap pertanyaan bagaimana pengaruh manusia terhadap planet ini; Alan Weisman meminta kita untuk membayangkan Bumi tanpa manusia.

Weisman menjelaskan bagaimana berbagai infrastruktur raksasa yang kita bangun akan runtuh dan akhirnya menghilang tanpa kehadiran manusia; barang keseharian mana saja yang akan diabadikan dalam bentuk fosil; bagaimana pipa dan kabel tembaga akan hancur menjadi tumpukan batu-batuan kemerahan; kenapa beberapa bangunan yang dibuat pada awal peradaban manusia kemungkinan besar akan menjadi bangunan terakhir yang tersisa; dan bagaimana plastik, patung perunggu, gelombang radio, dan beberapa molekul yang diciptakan manusia akan menjadi hadiah terakhir bagi alam ini.

Klik untuk melihat animasi "Apa yang terjadi pada rumah ini setelah ditinggalkan manusia"

The World Without Us mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari setelah hilangnya manusia, banjir di kereta api bawah tanah di New York akan mulai mengikis fondasi kota itu dan bagaimana, dan saat kota-kota di seluruh dunia runtuh, aspal yang merajalela di mana-mana akan tersingkir oleh hutan rimba yang menyeruak kembali ke permukaan bumi. Saat menunjukkan kerusakan, yang diciptakan manusia, mana saja yang tidak mudah hilang dan sejumlah contoh seni dan kebudayaan manusia yang tertinggi yang akan bertahan paling lama, narasi Weisman akhirnya akan mengarahkan penyelesaian yang radikal tapi persuasif yang tidak bergantung atas lenyapnya umat manusia. Ini adalah contoh narasi nonfiksi pada tingkatan tertinggi, dan dengan menunjukkan konsep yang sangat menggoda dengan sentuhan yang menggairahkan, ia juga dengan cermat melihat akibat yang ditimbulkan manusia terhadap planet ini dalam cara yang baru.

One Response

  1. That’s very fastidious article. Thank a lots for talking almost it as I am interested in this individual.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: